Tag Archives: kelontong

Easy Pos Manager Version PRO

Easy Pos Manager adalah sebuah aplikasi yang dirancang untuk menangani proses yang terjadi dalam sebuah industri retail seperti manajemen pembelian, penjualan, supplier, customer, hutang piutang dan lain sebagainya. Output dari aplikasi ini adalah informasi yang dapat dijadikan pijakan untuk pengembangan industri retail yang lebih baik. Keuntungan-keuntungan yang didapat dalam penggunaan Easy pos Manager ini dijelaskan sebagai berikut:

 

epm_v3_logo

Penggunaan Database Server

Pada sistem-sistem retail yang terdahulu, terutama yang berjalan pada system operasi DOS, database yang biasa dipakai adalah database desktop atau file-based database. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, penggunaan file-based database telah ditinggalkan dan digantikan oleh system database server yang lebih handal.

Sebagai default Easy pos Manager menggunakan Adaptive Server Anywhere sebagai Database Servernya. Selain Adaptive Server Anywhere, Easy pos Manager juga dapat menggunakan MS SQL sebagai database server.

Perbedaan dari keduanya terletak dari provider database server tersebut. MS SQL adalah produk dari Microsoft sedangkan Adaptive Server Anywhere diproduksi oleh Sybase. Adaptive Server Anywhere milik Sybase ditujukan untuk perusahaan kecil yang menggunakan komputer dalam jaringan yang kurang dari 10 client LAN dan memiliki transaksi bulanan dengan omzet kurang lebih 30 juta rupiah. Untuk perusahaan dengan skala yang lebih dari itu disarankan menggunakan MS SQL Server sebagai database server.

Database server sebagai pengganti file-based database mempunyai berbagai keunggulan sebagai berikut:

a. Client/Server Technology
Tidak seperti file-based database yang menggunakan sharing file (penggunaan file secara bersama-sama) untuk mengaplikasikan multi user, database server menggunakan pendekatan client-server dimana semua user yang akan mengakses database terkoneksi dan berkomunikasi dengan database server. Semua permintaan dari user akan diatur dan diolah oleh database server secara bergantian maupun bersamaan.

File-file data yang disimpan dan diatur oleh database server tidak diakses secara langsung oleh user. Hal ini merupakan penerapan dari Security yang dimiliki oleh database server.

b. Security
Karena semua komunikasi harus melalui server, maka pengaturan hak akses dapat dilakukan pada level server. Hak akses akan menentukan siapa saja yang dapat mengakses database dan mengolah data didalamnya. Tanpa adanya hak akses ini seorang user tidak bisa untuk megakses sebuah database.

Karena user diatur pada level server dan tidak mempunyai akses langsung ke file-file data, maka kemungkinan seorang user yang tidak berwenang untuk mengcopy file data dapat dihindari.

c. Data Integrity
Pada system dengan file-based database, bila sebuah komputer crash, hang atau reboot karena sesuatu hal, ada kemungkinan besar file data akan rusak atau hilang. Hal ini dapat disamakan bila kita sedang membuka aplikasi pengola kata, dimana ada kemungkinan dokumen yang sedang dibuka dan diedit menjadi rusak atau hilang bila komputer crash, hang atau reboot. Problem ini akan semakin tampak seiring dengan bertambah besarnya file data.

Lain halnya dengan database server, pada saat sebuah komputer yang merupakan database server mengalami crash, hang atau reboot kemungkinan besar hal yang tejadi hanyalah semua koneksi ke database server akan terputus sampai database server berjalan kembali.

Walaupun demikian, kemungkinan hilangnya atau rusaknya data akan selalu ada. Untuk itu, proses backup data merupakan hal yang wajib dilakukan.

Database server memfasilitasi proses backup data dengan cara yang lebih flexible dibandingkan file-based database. Backup data pada database server dapat dilakukan dengan menerapkan penjadwalan, misalnya secara otomatis dilakukan setiap hari jam 10 malam. Media backup juga dapat dipilih mulai dari harddisk sampai ke Tape Backup. Selain itu, file backup bisa ditempatkan pada komputer yang ada di tempat lain.

d. Performance
Database server didesain dan dioptimasi untuk melayani permintaan dari banyak user dan tidak terpengaruh dengan besarnya data yang telah ada. Lalu lintas data pada jaringan jauh lebih rendah dibandingkan file-based desktop.

e. Features
Selain dari semua hal yang telah dikemukakan di atas, database server mempunyai banyak fitur – fitur tambahan seperti Stored procedures, Triggers, Scheduled execution, Transaction dan lain – lain.

Penggunaan Transaction
Transaction adalah sebuah cara standard yang diterapkan pada pengolahan data dimana sebuah rangkaian pekerjaan harus diselesaikan secara menyeluruh sebelum data tersebut disimpan secara permanen. Bilamana satu atau lebih dari rangkaian pekerjaan tersebut gagal, maka proses yang sedang berlangsung akan dianggap batal secara keseluruhan. Ilustrasi pentingnya penggunaan Transaction dapat ditemui dalam proses jual beli yang dilakukan sehari – hari. Pada saat penjualan terjadi, penjual menerima uang sebagai pembayaran dari customer dan ia akan memberikan barang yang dibeli oleh customer.

Dalam proses jual beli ini, ada beberapa hal yang terjadi, yaitu:

1. Penjual menerima uang dari customer dan menyimpannya,
2. Penjual mengurangi stock dari tokonya untuk diberikan kepada customer.

Kedua langkah diatas harus dipenuhi secara keseluruhan untuk memenuhi proses jual beli yang ada. Proses ini tidak dapat terjadi apabila penjual hanya menerima uang dari customer tetapi ia tidak memberikan barang sebagai gantinya. Sebaliknya, customer tidak dapat menerima barang dari penjual tanpa melakukan pembayaran.

Pada level system, kepastian akan dijalankannya keseluruhan langkah dalam sebuah proses, misalnya jual beli, dilakukan dengan cara menerapkan Transaction. Kemungkinan terpotongnya langkah karena faktor eksternal seperti mati lampu, kegagalan komunikasi jaringan, dan lain – lain, diamankan dengan Transaction. Bilamana ada gangguan pada saat kegiatan bisnis sedang berlangsung, misalnya penjual sedang melakukan input penjualan, tiba – tiba listrik padam, maka proses yang sedang terjadi dan belum selesai tersebut akan secara otomatis dibatalkan.

Hal ini menjamin tidak adanya kesalahan seperti adanya catatan uang yang telah diterima sedangkan jumlah stock tidak berkurang. Selain di retail system, penerapan Transaction biasa dilakukan pada proses-proses yang berhubungan dengan keuangan pada perbankan.

Smart Network Connection Recovery
Dalam jaringan komputer sering terjadi gangguan masalah koneksi antara server dengan workstation. Hal ini akan mengganggu aplikasi yang berjalan di atas LAN. Easy pos Manager dilengkapi dengan fasilitas Smart Network Connection Recovery yang apabila terjadi gangguan koneksi pada jaringan komputer kinerja Easy pos Manager tidak terganggu karena Easy pos Manager secara otomatis melakukan connection recovery dan akan memberitahu bila recovery gagal dilakukan. Bila hal ini terjadi maka yang harus dilakukan adalah pemeriksaan pada level jaringan.
Multiuser ready
Dapat digunakan dalam waktu bersamaan dan sangat tepat diimplementasikan dalam sebuah industri retail yang memiliki lebih dari satu kasir, untuk mempercepat pelayanan kepada customer. Setiap user mempunyai record atas transaksi yang terpisah dari user lainnya.

Operator Leveling
Disiapkan level bertingkat untuk operator dengan pembatasan wewenang yang dapat diatur dengan mudah.

Penanganan Berbagai macam Transaksi, Retur, Tukar Barang, Pendapatan dan Biaya
Transaksi yang ditangani oleh Easy pos Manager adalah transaksi:
- Pembelian
- Penjualan
- Mutasi barang antar lokasi
- Prive atau pemakaian barang
- Retur Pembelian
- Retur Penjualan
- Tukar Barang
- Pendapatan dan
- Biaya.

Hutang (Account Payable) / Piutang (Account Receivable)
Pencatatan secara otomatis hutang dan piutang dari transaksi pembelian dan penjualan yang terjadi. Hutang dan piutang dikelompokkan menurut transaksi, supplier atau customernya. Disediakan fasilitas pembayaran hutang dan piutang secara partial maupun keseluruhan.

Pelaporan Transaksi dan Laporan Rugi Laba Bersih
Semua history yang berkenaan dengan transaksi yang telah terjadi dapat dilacak balik menurut nomor, tanggal, jumlah, operator dan lain – lain, sehingga bila terjadi kesalahan atau audit, data yang berkaitan dengan transaksi yang bersangkutan dapat dengan mudah diperoleh. Terdapat banyak history dan laporan yang dapat digunakan untuk mendukung keputusan strategis seperti laporan Fast Moving Stock, Sisa Stock Menurut Supplier, Transaksi Per Item dan lain – lain. Laporan keuangan meliputi laporan Rugi Laba Bersih secara harian, bulanan dan tahunan. Data disajikan secara real time, perubahan data setiap detiknya dapat dilihat oleh management pada saat itu juga.

Metode First In First Out
Penghitungan transaksi yang dipakai dalam aplikasi Easy pos Manager ini adalah metode FIFO (First in first out) dengan system Perpetual.

Multi Location
Lokasi digunakan untuk pengaturan beberapa cabang perusahaan yang memiliki transaksi dan stocknya sendiri – sendiri secara terpisah maupun terintegrasi. Pengaturan integrasi data untuk multilokasi ini dapat dilakukan dengan cara realtime dan non realtime.multiloc1

Integrasi realtime mempunyai kelebihan integritas data terjamin setiap saat. Kebutuhan untuk integrasi realtime adalah permanent internet connection atau LAN.

multiloc2

Integrasi non realtime dilakukan bila permanent internet connection atau LAN tidak dimiliki. Integrasi dengan tipe ini dilakukan per interval waktu tertentu dengan cara pengiriman data via dial up ataupun melalui kurir. Untuk pengiriman data via dial up memerlukan temporary storage di internet.

Data Transporter
Fasilitas untuk distribusi data dari cabang ke pusat atau sebaliknya pada perusahaan yang mempunyai beberapa cabang. Terdapat dua fasilitas dalam Data Transport yaitu Transport Data dan Restore Data. Transport Data digunakan untuk mengambil data dan Restore Data digunakan untuk memasukkan data hasil dari Transport Data.

transporter

  • Harga Jual Bertingkat
    Fasiltas harga jual bertingkat dimana satu stock bisa mempunyai beberapa harga. Sangat tepat diimplementasikan pada sistem grosir. Contoh beli 3 harga 10.000, beli 6 harga 7.500 dan sebagainya.
  • Time Discount
    Fasilitas ini digunakan untuk mengatur paket discount pada hari tertentu, tanggal tertentu ataupun jam tertentu. Contoh discount 10% setiap tanggal 20 mulai jam 12.00 sampai dengan jam 13.00.
  • Konversi Data Stock
    Fasilitas untuk mengkonversi data stock apabila pengguna sudah mempunyai data stock dari program lama yang telah ada sebelumnya. Data yang dapat dikonversi adalah data yang berbasis MS SQL, Access, Paradox, Foxpro dan dBase.
  • POS Ready
    Mesin Pos adalah komputer yang dirancang khusus untuk mendukung proses industri retail. Mesin POS saat ini telah digunakan untuk menggantikan Cash Register. Fasilitas yang ada dalam mesin POS ini diantaranya Barcode Scanner, Customer Display dan Cash Drawer.“Easy Pos Manager telah diujicobakan pada mesin POS Wincor Nixdorf Beetle, TEC dan IBM”.
  • Barcode Scanner & Barcode Printer
    Mendukung penggunaan Barcode Scanner untuk input item pembelian ataupun penjualan sehingga tidak perlu lagi memasukkan nama barang ataupun kode barang. Barcode Scanner yang telah diujicobakan adalah PSC dan Datatrack. Juga tersedia fasilitas untuk mencetak barcode sesuai dengan stock yang telah ada di database baik dengan barcode printer maupun printer biasa.
  • Customer Display
    Customer display adalah fasilitas mesin POS yang menampilkan informasi data transaksi untuk kepentingan customer.
  • Cash Drawer
    Cash Drawer juga merupakan fasilitas mesin POS yang berfungsi untuk menampung uang transaksi. Cash drawer hanya bisa terbuka ketika terjadi transaksi.
  • Costumizable Header & footer
    Header dan footer yang akan dicetak dalam setiap faktur dapat diatur dengan mudah dan seduah dikategorikan menurut jenis transaksi.
  • 3 Pre-Design Printing Layout
    Tiga pilihan layout (Small, Medium dan Big) disediakan untuk tipe printer dan kebutuhan faktur yang berbeda.
  • 5.000 Pre-Installed Item Stock
    Include dengan 5000 item stock untuk minimarket. Pengguna hanya tinggal melakukan penyesusaian pada kode barang atau harga tanpa harus input data.
  • Skin dan Walppaper
    Disediakan fasilitas Skin dan wallpaper untuk melakukan customisasi tampilan program dengan mudah. Secara default, Retail Manager menyediakan 5 skin bawaan yang dapat dipilih.

Download full version Easy POS Manager PRO Klik Disini 

viagra france

viagra

Easy Pos Manager Version LITE

Easy Pos Manager adalah sebuah aplikasi yang dirancang untuk menangani proses yang terjadi dalam sebuah industri retail seperti manajemen pembelian, penjualan, supplier, customer, hutang piutang dan lain sebagainya. Output dari aplikasi ini adalah informasi yang dapat dijadikan pijakan untuk pengembangan industri retail yang lebih baik. Easy Pos Manager ver Lite adalah aplikasi basic untuk retail, meliputi :

I. PEMBELIAN

Beli > Jumlah > Discount. Pemberian discount item tambahkan tanda persen (%) untuk prosentase. Bila tidak ada tanda persen maka akan dianggap nilai nominal. Contoh discount 5 persen ditulis dengan 5%, bila tanpa tanpa tanda persen berarti discount 5 Rupiah.

Hapus digunakan untuk menghapus item pembelian sebelum transaksi terjadi. Setelah data pembelian dipastikan benar kemudian pilih tombol Beli sehingga muncul form pembayaran. Berikut adalah form pembayaran.

formpayment

Type Pembayaran
Disediakan tipe pembayaran yaitu Cash, Credit Card, Debet Card dan Other. Cash, Credit Card dan Debet Card diperlakukan sama yaitu dianggap lunas, sedang Other digunakan apabila akan membayar dengan DP, Giro atau cheque. Pembayaran dengan tipe ini akan menimbulkan hutang. Untuk pembayaran giro dan cheque akan dianggap lunas apabila giro dan cheque tersebut sudah dicairkan. Dalam transaksi ini apabila giro atau cheque belum dicairkan masih dianggap hutang.

Jatuh Tempo
Jatuh tempo ini hanya akan aktif apabila kita memilih tipe pembayaran Other untuk menentukan tanggal jatuh tempo pembayaran.

Total
Adalah jumlah total pembelian

Discount
Discount ini adalah discount total pembelian, bukan merupakan discount pembelian per item. Untuk discount prosentase tambahkan tanda (%) dibelakang angka misalnya 10%. Bila tanpa tanda (%) berarti nilai yang diberikan nilai nominal yaitu 10 rupiah.

PPN
Adalah pajak yang harus ditambahkan apabila ada. Apabila PPN diisi secara otomatis akan menambah jumlah yang harus dibayar. Untuk PPN prosentase tambahkan tanda (%) dibelakang angka misalnya 10%. Bila tanpa tanda (%) berarti nilai yang diberikan nilai nominal yaitu 10 rupiah.

Harus Dibayar
Berisi total pembelian yang harus dibayar yang telah dikurangi discount dan ditambah PPN apabila ada.

Pembayaran
Diisi jumlah uang yang dibayarkan. Sistem akan mendeteksi jumlah pembayaran dan akan memberikan informasi tentang pembayaran tersebut.

Kembalian
Informasi pengembalian uang apabila tipe pembayaran Cash lebih besar dari pada jumlah yang harus dibayar. Apabila data sudah diisikan semua kemudian pilih tombol Process.

B. STOCK

Data Stock adalah data inti yang akan digunakan untuk keseluruhan kegiatan transaksi yang diatur oleh program. Fungsi search terdapat pada bagian atas disediakan untuk melakukan pencarian Stock berdasarkan Lokasi, Golongan, Sub Golongan, Tipe stock dan Kata Kunci yang diberikan. Pengurutan data yang ditampilkan dapat dilakukan dengan cara melakukan klik pada Judul dari kolom yang akan diurutkan. Contoh: Data akan diurutkan menurut Kode Stocknya bila Judul pada kolom tersebut di klik.

stock

Fungsi Tombol Stock :

a. Cetak
Digunakan untuk mencetak seluruh data yang ditampilkan form Stock.

b. Print Harga Jual
Digunakan untuk mencetak harga jual stock. Untuk melakukan pencetakan klik tombol Cetak. Setting printer dan ukuran kertas yang digunakan akan dibahas lebih detail dibagian Setting.

c. Activate
Berfungsi untuk mengaktifkan stock apabila stock dalam keadaan tidak aktif. Ini bisa terjadi karena stock yang sudah pernah digunakan untuk transaksi tidak boleh dihapus padahal stock tersebut memang sudah tidak tersedia, sehingga supaya tidak mengganggu karena bisa menimbulkan kekeliruan maka di non aktifkan. Cara mengaktifkan stock adalah pilih stock yang tidak aktif kemudian klik Activate.

d. Deactivate
Merupakan kebalikan dari Activate. Fungsinya adalah untuk menonaktifkan stock yang masih dalam kondisi aktif. Cara menonaktifkan stock adalah pilih stock yang masih aktif kemudian pilih Deactivate.

e. Tambah
Digunakan untuk menambahkan Stock baru. Caranya adalah klik tombol add dan akan muncul Form isian berikut

stockadd

Kode : Diisi dengan kode golongan harga jual
Golongan : Diisi dengan nama golongan harga jual
Rack : Diisi Rack dimana Stock tersebut ditempatkan
Kode : Diisi kode Stock
Barcode : Diisi barcode Stock, secara default barcode akan diisi sama dengan kode stock
Nama : Diisi nama Stock
Jumlah Stock : Isian ini tidak dapat diisikan secara manual, karena jumlah stock hanya akan bertambah bila ada transaksi pembelian, mutasi atau adjustment.
Reorder Qty : Diisi jumlah minimum yang harus dipenuhi oleh sebuah item stock sebelum peringatan diberikan.
Max Qty : Diisi jumlah maximum yang harus dipenuhi oleh sebuah item stock sebelum peringatan diberikan.

Peringatan atas stock yang berada di bawah jumlah minimum atau berada di atas jumlah maximum akan diberitahukan pada kotak Informasi.

info1

Satuan : Diisi satuan Stock
Harga Beli : Isian ini tidak dapat diisikan secara manual karena data harga beli didapat dari transaksi pembelian yang dilakukan
Harga Jual : Diisi dengan harga jual dimana dalam form tersebut terdapat daftar harga jual yang sudah diisikan pada waktu membuat data dasar.

Setelah semua form terisi kemudian pilih tombol Tambah.

f. Edit
Edit digunakan untuk memperbaiki data-data Stock. Tampilan form Edit ini mirip dengan tampilan form penambahan Stock. Pilih tombol Edit bila proses editing siap dilakukan.

g. Hapus
Fasilitas ini digunakan untuk menghapus data Stock. Penghapusan Stock hanya bisa dilakukan bila belum ada transaksi yang berkaitan dengan stock tersebut, baik itu pembelian, penjualan, mutasi, prive ataupun adjustment. Bila telah ada transaksi, maka data Stock tidak dapat dihapus karena untuk referensi laporan. Cara untuk menghapus Stock adalah : pilih Stock yang akan dihapus kemudian pilih tombol Hapus.

h. Adjust
Adjustment biasa dilakukan pada saat proses stock opname, dimana jumlah fisik yang ada di perusahaan dan yang ada di database akan disamakan. Adjustment digunakan untuk melakukan penambahan ataupun pengurangan stock tanpa melalui transaksi pembelian, penjualan, mutasi maupun prive.
adjust
Tanggal : Diisi tanggal adjustment
No. Faktur : Diisi nomor faktur dari adjustment
Keterangan : Keterangan mengenai adjustment
Jumlah Sekarang : Jumlah stock yang ada di database saat ini
Tambah/Kurang : Isian jumlah adjust naik (penambahan) atau adjust turun (pengurangan). Untuk adjust turun sertakan tanda minus. Contoh turun 5 form diisi -5.
Adjust Menjadi : Jumlah stock yang seharusnya setelah ada penambahan atau pengurangan.
Harga Beli : Bilamana dilakukan penambahan atas jumlah Stock (adjust naik), maka isian harga beli akan aktif. Harga beli akan diaplikasikan pada stock baru

Setelah semua form terisi kemudian pilih tombol Adjust.

i. Tutup
Dipergunakan untuk menutup form stock

C. PENJUALAN

Langkah-langkah penjualan ini sama seperti dengan langkah-langaka pembelian. Perbedaannya adalah di form Tambah. Form Tambah ini hanya akan menampilkan daftar stock yang jumlahnya lebih dari nol atau stock tersedia. Proses pembayaran juga sama dengan proses pembayaran pada transaksi pembelian. Berikut adalah form penjualan.

selling

Lokasi : Lokasi transaksi penjualan
Tanggal : Tanggal transaksi penjualan
No. Faktur : Nomor transaksi penjualan yang diset secara otomatis oleh
sistem
Customer : Pilihan daftar customer

Perpindahan antar form yang harus diisi dapat menggunakan keyboard dengan tekan Enter ataupun Tab (Program memberikan fasilitas bila pengguna tidak mempergunakan mouse).

Navigasi di dalam grid penjualan ini menggunakan tombol Enter pada keyboard. Perpindahan kolom mulai dari Jumlahà Discount. Pemberian discount item tambahkan tanda (%) untuk prosentase. Bila tidak ada tanda (%) maka akan dianggap nilai nominal. Contoh discount 5 persen ditulis dengan 5%, bila tanpa tanpa tanda (%) berarti discount nominal 5 Rupiah.

Setelah semua data transaksi terisi kemudian pilih tombol Jual. Seperti informasi diatas bahwa proses pembayaran dalam tranasaksi penjualan sama dengan proses pembayaran pada transaksi pembelian. Bila data transaksi telah terisi kemudian pilih tombol Process. Pilihan print disediakan apabila ingin mencetak bukti transaksi.

D. TRANSAKSI TOTAL

Memberikan informasi total transaksi harian per item. Form ini juga dilengkapi dengan fasilitas search berdasrkan lokasi, Operator, transaksi(keluar/masuk), tipe transaksi dan tanggal transaksi.

transactiontotal

Fungsi Tombol Transaksi Total

Cetak
Digunakan untuk mencetak data yang ditampilkan form Transaksi Total.

Tutup
Digunakan untuk menutup form Transaksi Total.

E. LOCAL

a. Form Layout

Form layout ini digunakan untuk mengatur tampilan form penjualan. Ada dua pilihan tampilan form penjualan yaitu Normal danSimple. Untuk pengaturan pilih salah satu layout kemudian klik Simpan.

b. Printer Setting

Fasilitas ini digunakan untuk mengeset printer beserta pilihan format layout print untuk transaksi dan laporan. Tentu saja dalam hal ini yang membedakan adalah ukurannya.

c. Cash Drawer

Fasilitas ini disediakan apabila EasyPosManager. diaplikasikan dalam komputer POS dimana komputer ini memiliki Cash Drawer. Untuk pengaturan Cash Drawer pilih menu Setting pilih Lokal kemudian pilih Cash Drawer

d. Customer Display

Fasilitas ini hanya khusus untuk implementasi pada komputer yang terhubung dengan customer display. Berikut adalah tampilan setting customer display.

e. Wallpaper

Fungsi ini sama seperti fungsi yang ada dalam operating system windows. Dalam EasyPosManager wallpaper ini digunakan untuk mengatur background aplikasi EasyPosManager.

f. Skin

Kalau wallpaper digunakan untuk mengatur tampilan background program, maka fasilitas skin ini digunakan mengganti skin masing-masing form.

g. Database Setting

Digunakan untuk pengaturan dan check koneksi ke database. Download Full Version Easy POS Manager Version LITE Klik Disini